Tuesday, 11 April 2017

DR. Zakir Naik Visits Makassar 2017 #ETicketHunters


The tenth of April of 2017. 11.50 PM (WITA). 

Assalamu Alaikum Warrahmatullahi Wabarakatu dan selamat malam para readers sekalian. Kalian mungkin agak canggung dengan opening pada blog saya kali ini kok tumben saya pake salam segala. Well, saya memang lagi tidak melakukan pencitraan untuk dicap sebagai muslimah sholehah yah guys. Suasana rohani saya lagi bagus-bagusnya hari ini. Sebenarnya dari pagi sampai siang hari ini saya baru saja mengikuti kuliah umum yang dibawakan oleh salah satu ulama yang sudah tenar hingga ke berbagai negara lewat dakwah-dakwahnya yang menggetarkan banyak umat termasuk non-muslim. Tak jarang kita melihat banyak non-muslim yang bersyahadat pada setiap ceramahnya. Nama DR. Zakir Naik memang sudah tidak asing di telinga kita. Bahkan wajahnya pun sudah sangat khas di mata kita. Gaya dakwahnya yang terkenal militan, isi ceramah-ceramahnya yang menarik untuk terus kita kaji hingga kemampuannya menguasai kitab-kitab dari agama lain membuat DR Zakir Naik menjadi idola di banyak orang. Dibalik kepopulerannya ternyata banyak juga pihak-pihak yang tak senang  dengan beliau. Banyaknya non muslim yang telah memeluk islam setelah menonton video-video dakwahnya hingga berdiskusi bahkan berdebat dengannya menjadikannya musuh di mata beberapa pihak. Mereka kocar-kacir terhadap kecerdasan dan argumen-argumennya yang sangat sulit untuk dibantah. Kehadirannya untuk melakukan dakwah di beberapa tempat menjadi angin segar bagi penggemar dakwahnya sekaligus badai bagi musuh-musuhnya yang kontra terhadap pendapatnya. Tahun ini empat kota telah terpilih menjadi lokasi untuk DR Zakir Naik melakukan ceramah. Kota pertama yaitu Bandung, lalu Yogyakarta, Gontor, Bekasi, dan yang terakhir adalah Makassar.

Saat membaca berita ini di salah satu fanfage DR Zakir Naik Visit Indonesia saya terkejut bukan main. Bagaimana tidak ceramah-ceramah beliau hanya bisa saya nikmati lewat youtube ataupun channel streaming lainnya dan sekarang saya punya kesempatan kece untuk  mendengar sekaligus melihat langsung beliau berceramah di hadapan saya.  Sekitar beberapa minggu yang lalu secara resmi panitia dakwah DR. Zakir Naik Makassar telah mengumumkan informasi pendaftaran kegiatan ini. 10 ribu peserta merupakan jumlah yang telah dipatok oleh panitia. Jangan heran sekitar satu minggu penuh itu saya mengambil kerja part time  untuk nongkrongin fanpagenya. Pada minggu pertama link survey telah diposting dan satu minggu kemudian akhirnya panitia mengeluarkan link resmi pendaftaran. Dengan secepat kekuatan cahaya sayapun langsung menelusuri alamat http://fuib-sulsel.com/ yang sudah tertera unfortunately, website yang bersangkutan mengalami gangguan. Jadwal pendaftaran yang dibuka pukul 08.00 AM-10.00 AM terpaksa diundur menjadi pukul 13.00 PM. Info yang mengecewakan ini membuat saya banting stir menuju kasur sambil ngecharge Hp saya. Menghabiskan waktu untuk guling-guling di kasur sekitar lima jam kayaknya buang-buang tenaga menurut saya. Laptop yang saya bajak dari ponakan saya terlihat menggoda di pojok kamar. Saya teringat beberapa drama yang belum saya nonton dan ternyata ampuh juga untuk mengusir lelahnya menanti jam satu siang. Waktu telah menunjukkan pukul 13.00 PM dan saatnya saya bergerak dengan sigap kemudian masuk pada laman pendaftaran dan.......... ternyata server masih bermasalah. Well, mari kita bersabar lagi. Saya mencoba untuk beralih ke halaman facebook dan tampaknya orang-orang sudah ramai di dalam sana untuk ngoceh kiri kanan tentang masalah ini. Puluhan hingga ratusan koment sudah menyerang admin fanpage tersebut gara-gara diPHP-in sama jadwal pendaftarannya, syukur-syukur semuanya bukan haters kwkwkwk. Ada keinginan untuk nimbrung tapi kolom koment terlihat menyesakkan takutnya saya kejepit di antara komentator. Dari pada saya buang-buang energi scrolling baca komentar mending saya berusaha untuk tembus link pendaftarannya. Setelah menekan enter, garis biru di browser saya terlihat malas untuk membentuk garis memanjang hingga ke ujung but wait a moment, the website had been opened only for one click to the page! Saya serasa menang lotre pas bisa input biodata buat daftar then I am done, yosh!!!.

Setelah daftar sayapun bergegas untuk sholat takutnya setan menjerumuskan saya untuk menikmati kemenangan ini di antara kontestan yang lain (Ehh maaf ini bukan acara dangdutan). Setelah sholat sayapun masuk ke laman facebook lagi ceritanya mau pamer gitu kalau saya sudah lolos jadi peserta dan booommm lagi lagi adminnya posting info tentang pembatalan registrasi yang telah berhasil dilakukan sebelumnya. Saya disuruh daftar ulang ke laman yang tercantum. Info ini bikin wajah saya yang sebelumnya sudah adem habis sholat malah kusut lagi. Dengan hati yang ikhlas dan kuat akhirnya saya pun mendaftar ulang then God was still in my side at the day. Alhamdulillah saya sukses untuk daftar kedua kalinya. Saya pun mengirimkan bukti ke fanpage facebook kalau saya berhasil melakukan pendaftaran. Di antara puluhan komentator yang lagi sakit hati kepada admin gara-gara gagal tembus website, bukti pendaftaran saya bagaikan secercah cahaya di tengah kegelapan. Saat itu juga saya jadi artis dadakan di fanpage. Beberapa orang meminta saya untuk mendaftarkan diri mereka dan dengan sok manis saya pun mempersilahkan mereka untuk mengirimkan data-data mereka ke inbox saya. Setelah beberapa lama, saya merasa ada yang aneh kok inbox saya sepi-sepi saja yah tapi kemudian saya baru tahu kalau ternyata pesan tersebut masuk di bagian filter obrolan saya. Lebih mengenaskannya lagi karena saya baru mendapatkan pesan-pesan tersebut tadi siang it means that I have a lot of message which I have not read yet for some days ago. Sekali lagi saya minta maaf atas kekudetan saya terhadap pesan-pesan yang telah dikirim oleh beberapa orang di akun fb saya. Terlepas dari ketidaktahuan saya tentang filter chat tersebut ternyata saya masih bisa berguna untuk beberapa teman saya. Paling tidak saya merasa ada gunanya juga kwkwkkw. Beberapa teman saya saat itu melihat bukti pendaftaran yang saya posting di beberapa akun sosmed saya dan walhasil sayapun menjadi calo tiket untuk beberapa hari berturut-turut. Yah lumayanlah buat olahraga jari di keyboard HP karena kebetulan di antara teman-teman saya ternyata cuma saya yang sukses tembus jaringan padahal banyak yang sudah gonta-ganti HP buat daftar bahkan  ke warkop segala untuk daftar acara ini. I was lucky at the time deh kayaknya. 

Menuju H-5 beberapa orang sudah mendapatkan tiket di email mereka masing-masing namun tidak bagi saya. Menuju H-2 saya sudah harap-harap cemas karena anggota yang sudah saya daftarkan sudah hampir dapat tiket semua. Sayapun sudah pasrah untuk menjadi peserta outdoor yang jelas saya harus ikut tanggal 10 April nanti. H-1 pun tiba dan makin banyak teman-teman saya yang sudah mendapatkan tiket di email mereka dan sekali lagi tidak bagi saya. Kayaknya ini teguran karena saya sudah jadi calo tiket selama beberapa hari mungkin. Selama seharian saya tidak pernah bosan-bosan merefresh email saya hingga tiba-tiba saya terpikir untuk mengubek-ubek semua pesan dalam email saya. Dan benar saja saya menemukan secarik email dari panitia DR Zakir Naik Visits Makassar di kotak bulk mail saya. Permainan Tuhan memang sulit untuk ditebak but fthhhhhh finally I received it!!!



Setelah mendapat balasan tiket sayapun kembali menuju fanpage FB untuk membeberkan kabar yang saya rasa cukup spektakuler dikalangan para peserta yang masih ngamuk-ngamuk tidak dapat balasan dan kejelasan email dari adminnya. Setelah menginfokan untuk mengecek ulang kotak spam di email mereka masing-masing ternyata beberapa di antara mereka mengalami kejadian yang sama dengan saya. Tiketnya nyangkut di spam ternyata. Beberapa jam menuju 10 April saya masih asik kepoin info-info terbaru dari fanpage tersebut serta melihat koment-koment terpanas yang baru saja bermunculan. Sebenarnya saya sangat menyayangkan orang-orang yang menggunakan kata-kata kasar dalam tiap kolom komentar di fanpage tersebut. Sebenarnya kalian kenapa ngotot amat sampai mengeluarkan kata-kata mutiara seindah itu? Ngebet nonton DR. Zakir Naik ceramah saya rasa tidak perlu berlebihan seperti itu. Saya bukannya bela-belain adminnya yah, mengurus event sekelas internasional begini bukan persoalan yang gampang. Panitia tidak ongkang-ongkang kaki mempersiapkan kegiatan ini. Membagikan 10 ribu tiket untuk peserta bukan hal yang mudah. Makanya banyak tiket yang nyangkut yah kayak saya contohnya tapi itu bukan berarti itu kesalahan panitia sepenuhnya. Harusnya marah-marah juga sama provider yang kalian pake kenapa bisa lemot (Jeritan hati saya kemarin hikz hikz).

Selain itu budaya berkomentar nampaknya lebih unggul daripada budaya membaca. Panitia sudah memposting beberapa informasi tentang masalah yang sedang dihadapi peserta plus solusinya sayangnya banyak di antara mereka yang lebih suka komentar dari pada membaca postingan-postingan dari panitia dan pada akhirnya keluarlah kata-kata mutiara yang bikin saya sakit mata bacanya. Yah intinya perburuan tiket hingga menjadi calo tiket sudah memberikan pengalaman yang seru sekaligus telah melatih jari-jari saya untuk lebih bergerak aktif. Selamat bagi peserta yang sudah mendapatkan tiket indoor dan outdoor. Bagi yang tidak sempat ikut langsung mendengarkan ceramah DR. Zakir Naik, live show dari beberapa TV lokal bisa menjadi pilihan terbaik buat kalian hari ini bukan?  

~To be continued~      

0 comments:

Post a Comment