Monday, 6 March 2017

Coming Soon, CEEFIXHOUSE!




The sixth of March of 2017, 01.32 AM (WITA)

Malam ini hingga menuju pagi saya kembali menyaksikan salah satu film favorit saya. Salah satu film Indonesia yang keren banget menurut saya. Kalau mau diungkapkan pake kata-kata mungkin saya bisa minjem Idiom kece dari kota Makassar. Istilahnya ana'-ana' ka disini nabilangi "Andalancuuuu, andalan gueee ji". Yahh intinya saya baru saja nonton fillmnya 5cm. Salah satu film yang diadaptasi dari sebuah novel karangan Donny Dirgantoro yang epic binti keren. Sebelum kenal filmya sebenarnya saya sudah menamatkan buku dengan judul film yang sama ini beberapa kali. Pertama kali ketemu sama novel ini gara-gara suka sama sampul uniknya terus jatuh cinta sama kata-kata yang tertera tepat di wajah buku ini. Ketika buku saya telah melanglang buana dipinjam oleh teman-teman kos saya bahkan sudah door to door ke rumah teman-teman saya lainnya hingga ke junior-junior saya yang sampai hari ini belum mengembalikan novel-novel saya (Balikin oh oh Balikin), tiba-tiba muncul berita kalau novelnya bakal dijadikan movie. Wowww, I was so girang gak kebayang at the time!!! Akhirnya tepat tanggal 12 Desember 2012, 5cm. the movie telah liris di bioskop-bioskop seluruh tanah air. Ehm, berhubung saat itu Hp saya masih Hp legend (Nokia tipe 1208) jadi waktu itu saya nggak sempat foto ala -ala kekinian kayak jaman sekarang buat fotoin tiket nonton saya hari itu. Walaupun tanpa jepret kiri kanan yang penting saya dan teman-teman saya sukses dibikin merinding, terharu, dan jiwa nasionalis tiba-tiba kambuh pas nonton 5cm. hari itu.

Buat yang tanya kenapa saya tiba-tiba bahas film ini (Kalau ada yang tanya, kalau nggak ada, ya gak apa-apa), yah karena kebetulan saya menemukan film ini di laptop ponakan saya, berhubung laptop saya sudah dimuseumkan alias sudah rusak total akhirnya saya bajak dulu laptop ponakan saya ini (Thanks a lot nak 😂). Singkat cerita, malam ini tiba-tiba saya bapper sama teman-teman saya. Honestly, I am longing to you all guys. Entah ada angin apa tiba-tiba saya rindu berat dengan kalian dan pada akhirnya saya lampiaskan lewat nonton 5cm. Nonton 5cm. bikin saya alay malam ini yet surely I really miss my old days with all of you in the campus. Liat Genta, Zafran, Arial, Ian dan Riani memaksa saya untuk mengingat masa-masa kuliah kemarin. Iya kemarin walaupun kita sudah jadi alumni sekitar tiga tahun tapi rasanya baru kemarin kita ketemu. Rasanya baru kemarin kita kenalan di kelas yang terkenal sama hebohnya dan jenis spesies langkahnya yang minta ampun. Saya tidak usah sebutkan satu-satu karakter kalian di sini yah, bukannya nostalgia tentang kalian, nantinya saya buka aib kalian satu satu wkwkwkw. Ahhhh ngomong-ngomong sekarang sudah pukul dua pagi dan lagi hujan, Apa kabar kalian anak kos Manuruki? Saya kangen sama cerita banjir, atap bocor, becek yang sudah jadi topik langganan kalian. Saya masih ingat komplotan anak Manuruki sang pecinta hujan yang kalau ke kampus bawa payung beserta sepatu plastik andalan di saat musim hujan. Kapan lagi ya bisa jadi gadis payung kebasahan. Oh iya apa kabar pula kalian warga Samata Gowa dan sekitarnya? Masih rajin jogging tidak hari ini? Lapangan Syech Yusuf sama Fort Rotterdam minta dijenguk lagi sama genk kalian. Kapan pesta barobbo, bubur manado, gapurung dan kawan-kawannya lagi? Dan untuk semuanya kapan kita bisa ngumpul lagi? Sebosan-bosannya saya lihat kalian grebek kostan saya ternyata saya rindu berat juga sama momen-momen itu. Masuk di semester tiga dan seterusnya, jam segini biasanya kita lagi asyik-asyiknya begadang sama tugas. Kalau bukan karena deadline ya karena drama Korea. Tahun 2011 sampai 2013 drama korea lagi bagus-bagusnya yah waktu itu. Jadi kangen bapper-bapperan liat oppa-oppa. Tahun-tahun itu kayaknya grup FB kelas masih ramai-ramainya. Nah sekarang? berbagai varian rasa sosmed baru menutupinya. Kalau liat kronologi grup FB kadang saya suka ketawa-ketawa sendiri dan tidak terasa ada yang tiba-tiba basah di pipi saya. Ahhh mungkin saya saja kali ya yang terlalu bapper. Dulu sms itu sudah jadi sosial media paling ampuh buat memberi kabar hingga bergossip ria. Bagaimana tidak, saat itu T*lkomsel masih lagi baik-baiknya bagi-bagi sms gratis. Alhamdulillah saya yang masih setia sama Nokia jadul kecipratan untungnya karena belum sempat merasakan yang namanya kuota. Hari ini sebenarnya jauh lebih mudah untuk berkomunikasi dengan kalian. Jenis sosmed sudah lahir hampir tiap musim dan hampir semuanya juga sudah didownload sama kalian tapi kok kita jarang saling menyapa yah. Ehmm mungkin saya saja kali ya yang alay. 

Sudah tiga tahun 2014 membenamkan diri untuk digantikan oleh 2017. Beberapa bulan setelah wisuda kita masih sok sibuk ketemu di kampus mengurus ijazah dan konco-konconya dan sekarang tiga tahun telah berlalu. Mitos tentang pertemuan yang akan berakhir dengan perpisahan betul-betul ada ternyata. Ada yang sudah balik ke kampungnya untuk mengabdi sebagai guru, ada yang merantau di kampung tentangga hingga menyebrang pulau untuk mengaduh nasib, ada yang masih setia di Makassar selama 7 tahun untuk melanjutkan kuliah dan ada pula yang setia di kampus untuk menyelesaikan sang tugas akhir, skripsi. Saya tahu setiap dari kita adalah manusia dengan beribu angan dan tujuan. Terlalu egois rasanya untuk menahan kalian untuk terus bersama seperti sedia kala padahal sudah saatnya kita harus berpencar untuk meniti mimpi dan karir kita yang berbeda. Saya tahu banyak di antara kita yang belum puas dengan kehidupan hari ini. Saya juga tahu betul kalian masih banyak yang mengeluh dengan dunia yang sedang kalian tekuni. Gaji kurang, lingkungan tidak sesuai, bosan mengajar, bosan kerja hingga malas belajar. Nonton 5cm. malam ini tiba-tiba menampar ulang saya waktu baca novelnya pertama kali. Saya ingat scenenya Genta yang katanya batal untuk kuliah di Manchester walaupun sebenarnya itu mimpi dia untuk bisa tinggal beberapa tahun di negara impiannya itu. Seperti ini kira-kira kutipannya "Saya nggak jadi ah kuliah di Manchester. Tapi beneran enakan di Indonesia. Dari lahir gue disini, gue pake tanahnya, airnya masa gua gak ada terima kasihnya". Kalau dilihat dari segi isinya memang kata-katanya Genta cocok buat orang-orang yang ingin hidup nyaman dengan cara meninggalkan negeri ini dan mencari kehidupan baru di luar sana tapi kalau dilihat-lihat lagi, kata-katanya Genta nyentil secara universal sih. Saat kalian bosan, jenuh, kecewa atau bahkan malas untuk melanjutkan kehidupan yang saat ini kalian jalani cobalah untuk kembali mengingat mata pelajaran Etika dan Profesi Keguruan waktu di kelas dulu. Ingatlah bahwa kita adalah calon-calon guru sang pendidik generasi bangsa. Lakukanlah sesuatu untuk negeri ini sebagai balas jasa kita yang telah memakai  tanah pertiwi ini untuk hidup hingga untuk mati. Mengajar, hal yang sederhana memang namun memberi dampak yang mendalam jika kita ikhlas mengamalkannya. Mengajar di sini bukan hanya untuk di kelas tapi juga untuk di kantor, di rumah, atau dimanapun kita berada karena kita semua adalah guru. Ingat gelar S.pd yang bertengger di belakang nama kalian semua. Walaupun hari ini kalian berada di jalur yang melenceng dari latar belakang kalian, tapi jangan lupa bila roh S.Pd itu akan tetap bersemayam sampai kapanpun.

Ini masih tentang kita, tentang sebuah persahabatan yang telah memberikan cerita tersendiri sampai kapanpun untuk saya. Banyak duka yang terlanjur tertoreh di hari-hari itu tapi lebih banyak suka yang menutupi kisah itu. Kembali tentang 5cm. sebuah novel sekaligus film yang mengajarkan tentang arti mengejar mimpi. Untuk kalian, tetaplah seperti itu, seperti yang ku kenal dulu. Walaupun hari ini sudah berbeda tapi bukan berarti kalian berubah. Tetaplah bertahan pada apa yang kalian jalani hingga suatu hari kita akan berkumpul kembali saling menceritakan kisah tersendiri kita satu sama lain di suatu tempat yang selalu kita idam-idamkan, CeefixHouse.

2 comments: