Friday, 31 May 2019

Kenapa Harus Buka Puasa di Rumah?


Hai readers! Berjumpa kembali dengan tulisan saya di hari kesekian menuju hari kemenangan kita. Menjelang hari raya idul fitri ini apakah deadline kalian untuk bukber masih ada? Atau jangan-jangan sebulan penuh Ramadan ini jadwal kalian memang bukber terus yah? Aduh jangan sampai ya readers, sisain waktu kalian buat buka bareng keluarga juga di rumah apalagi yang memang stay bareng keluarga. Beda cerita sama anak rantau, anak kos-kosan yang mungkin memang berjauhan dengan orang tuanya. Padahal mereka mungkin sudah rindu berat dengan suasana dan makanan rumah. Ngomong-ngomong kalian tahu tidak, ada banyak manfaat sekaligus keseruan yang bisa kalian dapatkan dengan buka bareng keluarga di rumah dibandingkan buka di luar. Kuy langsung saja disimak tulisan saya sampai selesai.

Manfaat pertama yang akan kalian dapatkan wahai readers sekalian jika berbuk bareng keluarga di rumah adalah no budget a.k.a kalian tidak memerlukan pengeluaran yang banyak, kalian tidak perlu bayar pajak tempat makan juga tidak perlu untuk bayar uang parker. Yeah, because you are in home kecuali keluarga kalian memang mau palak kalian sih hehe. Yang kedua kalian tidak akan perlu bermacet-macet ria seperti biasanya karena rute kalian bukan rumah/kos to restoran/rumah makan A, B, M, C, D, K, F, C dan lain-lainnya. Palingan rute kalian menuju dapur tidak sampai semenit. Selanjutnya, makanan yang ada di rumah biasanya lebih sehat dan bergizi dibandingkan makanan dari luar. Kadar gizi dari makanan yang kalian makan di restoran cepat saji akan beda dengan makanan yang disajikan ibu kalian kecuali kalau kalian buka di rumah terus orang rumah pada delivery junkfood, ini lain cerita lagi namanya. The last but not least, keseruan dan keakraban buka bersama keluarga. Selama saya merantau beberapa tahun kemarin saya itu selalu rindu momen-momen di dapur bareng ibu dan keluarga lainnya kalau sudah sore. Pas jadi mahasiswa saya dan teman-teman biasanya cuma bukber di luar kalaupun di rumah ya palingan cari takjil. Kalau di rumah saya bisa belanja sekaligus masak menu buka bareng keluarga. Pokoknya kalau puasa itu quality time bersama keluarga memang benar-benar terasa. Pas buka juga seru sambil cerita bareng habis itu sholat berjamaah deh. Suddenly wanna cry while typing this cause I miss almarhum ayah saya.

So, buat kalian yang lebih suka buka di luar cobalah untuk sering-sering memberi waktu kepada keluarga kalian.  Sometime we do not realize how beautiful buka bareng keluarga is till we do it with them.   



0 comments:

Post a Comment