Wednesday, 12 August 2020

It's Okay to Not Be Okay (Review)




Hellooo! selamat datang kembali di review board saya para readers sekalian! Berhubung minggu ini salah satu drama langganan on going saya yaitu It’s Okay to Not Be Okay sudah tamat maka tibalah waktunya saya untuk mereviewnya. Teruntuk bala fans mas Kim So Hyun dan mbak Seo Ye Ji, yukkk mari nongkrong di blog saya.

Well, sejujurnya, drama yang diperankan oleh Kim So Hyun dan Seo Ye Ji ini tidak masuk dalam list tontonan on going saya. Awalnya sih cuma coba-coba (Biar kayak iklan wkwkw) tapi karena episode awalnya memang sudah seru jadinya saya keterusan deh sampai It’s Okay to Not Be Okay akhirnya tamat. Ternyata drama ini memang worthy to be watched. Selain banyak lawaknya, drama ini juga penuh dengan pesan moral dan juga kisah tentang perjalanan hidup seorang pasien pengidap autis bersama seorang kakaknya yang selalu merawatnya. Nah, untuk kalian yang masih belum nonton dan penasaran sama ceritanya kayak gimana, mungkin review saya berikut ini bisa sedikit membantu kalian dalam menggambarkan keselurahan drama ini.

Banyak scene yang skrinsutable dan storyable


Scene yang skrinsutable dan storyable pada awal-awal episode drama ini memang sangat menghipnotis untuk terus ditonton. Pokoknya tiap adegan itu kayak pengen saya skrinsut terus. Pengambilan gambarnya juga keren sekali yereobun! It’s like movie in a drama. Adegan perpindahan antara scene satu sama yang lainnya itu juga epic sih, terutama di episode 4 di mana pada episode tersebut diceritakan tentang seorang pasien bernama Kwon yang mengidap sindrom maniak dan sering berhalusinasi. Nah, halusinasi dari Kwon ini itu digambarkan sangat-sangat detail dan benar-benar dihidupkan lewat setiap adegan di drama ini. Pokoknya kayak adegan-adegan film begitu lah. Adegan saat melakukan perjalanan jauh menggunakan mobil kemah pada Ending It’s Okay to Not  Be Okay semalam menjadi scene favorit saya sih di antara semua episode di dalam drama ini. Cinematographynya keren sekali, saya serasa nonton MV ala-ala vintage gitu. Pas liat Ko Moon Young, Gang Tae, sama Sang Tae menikmati liburan impian mereka pake mobil kemah rasanya pengen cepet-cepet corona ini berakhir. I do miss travelling and talking with my friends from dusk till dawn.   

Konsep cerita yang menarik


Alasan lain mengapa saya sampai lanjut terus nonton drama ini itu ya karena konsep cerita dari awal episodenya memang sudah menarik menurut saya. Rasanya saya jarang atau kayaknya memang belum pernah ketemu drama yang menggabungkan unsur animasi di dalam drama. Menariknya lagi, kesan dunia dongeng dan dunia penyihir kayak di film-film Barbie sama Harry Potter itu benar-benar dihidupkan di dalam drama ini. Mulai dari wardrobe, musik, rumah tempat syuting sampai lightingnya itu benar-benar mendukung untuk menunjukkan kesan vintage sekaligus misteri. Saya yang suka sama hal-hal yang berbau wizarding world dan dongeng klasik-klasik gitu jadi tambah greget dong sama cerita dalam drama It’s Okay to Not Be Okay. Bukan cuma itu, kesan creepy dan horror dari castel tempat tinggal Ko Moon Young juga bikin cerita di drama ini makin dapat feelnya. Belum lagi tentang adanya sosok penyihir jahat yang sejak episode pertama sudah bikin saya penasaran. Nonton drama ini itu sudah kayak nonton dongeng versi drama. Rasanya dunia masa kanak-kanak saya muncul lagi pas nonton drama ini. I need more fairy tales in my age right now by the way.  

Karakter setiap pemainnya kuat dan unik


Para pemain di dalam drama ini memang punya karakter yang unik dan kuat. Mulai dari ektingnya Lee Sang In dan para penghuni Rumah Sakit Jiwa OK lainnya yang saling melengkapi sampai Kim So Hyun yang kualitas ektingnya memang sebanding sama bayarannya. Satu kali main drama, mas Kim So Hyun kayaknya sudah bisa lah yah beli rumah impian secara cash tanpa perlu repot-repot lagi merasakan yang namanya urus berkas KPR rumah.

Tetapi, kalau bahas karakter yang keren, saya jelas mau sungkem sama ektingnya Oh Jung Se yang memerankan Sang Tae di drama ini.  Wajar sih kalau Oh Jung Se menang sebagai aktor pendukung terbaik di Baeksang Awards kemarin. Ektingnya di When The Camellia Blooms sebagai ahjussi nyeleneh dan sok ganteng dan kaya memang keren. Anyway, sebelum It’s Okay to Not Be Okay tayang, saya juga sempat baca artikel kalau Oh Jung Se akan bermain di drama ini. Awalnya sih saya B aja, ekting beliau memang sudah tidak usah diragukan lagi lah yah tapi pas saya tahu kalau Oh Jung Se akan memerankan karakter seorang penderita autis saya malah kaget soalnya saya belum mempunyai gambaran bagaimana dia akan memainkan peran itu. Cara ngomongnya gimana, cara jalannya, ekspresinya pokoknya saya penasaran berat dengan terobosan ektingnya yang jauh berbeda dari sebelumnya. Bisa dibilang karakter Sang Tae di drama It’s Okay to Not Be Okay ini sangat kuat dan tentu saja karakternya tersebut akan terus membekas di ingatan para penonton setia drama ini sampai kapan pun.

Bukan cuma Oh Jung Se, ektingnya Seo Yo Ji sebagai Ko Moon Young yang memerankan sosok misterius dan berjiwa bar-bar memang layak dapat pujian netizen. Kesan putri cantik yang terkurung di dalam istana bak cerita di dongeng-dongeng memang pas sama karakter mbak Seo Yo Ji di drama ini. Belum lagi karakter elegantnya itu didukung sama pakaian-pakaiannya yang ala-ala Disney Princess. Pas mau cari di Shopee ternyata semua produk yang dipakai doi aslinya dari merek internesyenel yang harganya bisa seharga sama ginjal itu cuy. Kayaknya saya mesti serius jadi penulis dongeng dulu deh biar bisa semakmur hidupnya Ko Moon Young.

Sekian dulu review drama saya kali ini. Buat kalian yang punya uneg-uneg tentang drama It’s Okay to  Not Be Okay ini silahkan share di kolom komentar.  


4 comments:

  1. Aku juga jatuh cinta banget sama drama ini sejak nonton episode 1. Awalnya sih bingung sama trailer2 nya dan gak merasa bakalan se hype ini. Tapi ternyata bagus banget!!
    Aku juga paling favorit di ending yang mereka jalan2 itu, dibuat kayak MV dan ada lagunya wah sedih banget pas nonton itu... keinget udah tamat soalnya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minggu depan sudah gak liat sang tae, gang tae, ko moon young lagi deh :(

      Delete
  2. Baper paraahh ini gue nggak bisa move on, sengaja download di app drakor dan gue tonton berkali-kali ������

    Moon Gang Tae, senyummu nggak ku ku duuuuhhh ������

    Btw, saya komen begini tapi aslinya sudah emak-emak beranak 2 nyahahahahah ��������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gang Tae ternyata berhasil merasuki jiwa emmak2 wkwkkwwk

      Delete