Thursday, 21 January 2021

Review Skincare: Whitelab Brightening Face Serum

 



Hai! Selamat datang kembali di review board saya para readers sekalian. Sesuai judulnya kali ini saya akan membagikan review produk skincare dari Whitelab Brightening Face Serum. Lalu, bagaimana hasilnya? Here we go!

Packaging

Seperti kemasan serum-serum pada umumnya, packaging Whitelab Brightening Face Serum ini terbuat dari botol kaca bening dan dilengkapi dengan pipet serum dari bahan plastik. Berbeda dengan beberapa kemasan serum yang terbuat dari botol kaca berwarna gelap, kemasan serum dari Whitelab ini cukup transparant sehingga kalian bisa melihat jelas isi serum di dalam produk. Di bagian depan botol serum ini kalian bisa menemukan informasi singkat tentang produk ini seperti kandungan utama serum serta manfaatnya. Sedangkan di balik botol terdapat tata cara penggunaan serum dan juga jumlah kandungan serum  yaitu sebanyak 20 ml.




Claim

Whitelab Brightening Serum ini memiliki kandungan utama berupa niacinamide 10 % dan collagen. Seperti yang telah diketahui jika niacinamide memang sangat membantu dalam proses mencerahkan kulit wajah. Adapun kandungan collagen dalam serum ini juga membantu melawan tanda-tanda penuaan seperti mengenyalkan kulit serta mengurangi garis-garis halus pada wajah. Berikut ini adalah beberapa manfaat lain dari Whitelab Brightening Serum:

·      Menjadikan kulit lebih cerah dan glowing

·      Menyamarkan noda hitam pada wajah

·      Menjadikan kulit lebih lembab

·      Mengurangi kerutan dan garis halus pada kulit

·      Mencegah penuaan dini

·      Kulit lebih halus dan kenyal

·      Mencegah terjadinya peradangan dan kulit kemerahan pada wajah

Tekstur, Warna dan Bau

Serum dari Whitelab ini memiliki tekstur cair tapi agak sedikit kental. Meskipun agak kental tapi serum ini sangat cepat meresap masuk ke dalam kulit. Serum ini juga berwarna putih bening seperti warna cairan serum pada umumnya. Untuk urusan baunya sendiri, serum ini memiliki aroma yang cukup wangi tapi tidak terlalu menyengat.

Cara Pakai

Teteskan 2 hingga 3 tetes serum menggunakan pipet serum pada telapak tangan. Setelah itu oleskan serum secara merata pada kulit wajah yang telah dibersihkan sebelumnya. Gunakan serum sebanyak 2 kali sehari. Untuk hasil maksimal gunakan serum ini sebelum menggunakan krim wajah.

My Impression

Dari segi tampilan produk Whitelab Brightening Serum ini memang sangat mirip dengan brand The Ordinary yang juga memiliki serangkaian produk skincare termasuk serum. Awalnya, saya mau coba serum dari The Ordinary tapi berhubung beberapa beauty influencer sudah ramai mereview produk serum ini akhirnya saya pun memutuskan untuk mencobanya. Daripada mati penasaran kan yes, mending dicoba aja dulu. Di awal-awal pemakaian sebenarnya saya katro menggunakan pipet serumnya, maklum saya anak IPA yang berjiwa IPS pas SMA jadi kurang menjiwai penggunaan pipet kalau lagi eksperimen di lab wkwkkw.

Dannn selama kurang lebih satu bulan pemakaian, produk serum ini memang cukup memberikan efek brightening di wajah saya. Sama seperti klaim produk ini yang memang menyebutkan manfaat mencerahkan dan glowing pada wajah. Ya meskipun klaim glowingnya  tidak berlaku atau mungkin belum berlaku di wajah saya karena baru jalan sekitar sebulanan pemakaian, tapi efek mencerahkan, menghaluskan serta mengenyalkan kulit pada wajah memang sudah terasa. Mungkin butuh pemakaian jangka waktu yang lebih lama lagi kali ya buat ngelihat hasil glowingnya di wajah saya. But, so far this product is really worth on me.

Meskipun terbuat dari botol kaca, serum ini tetap ringan dan mudah dibawa bepergian. Selain karena ukurannya yang cukup mini, produk ini juga tidak gampang tumpah. Harga yang dibandrol dari serum lokal asli Indonesia ini juga cukup terjangkau yaitu hanya Rp. 75.000. Harga serum ini termasuk murah sih kalau mau dibandingin dengan brand serum-serum dari luar lainnya.

Whitelab Brightening Serum ini bisa kalian dapatkan di online shop skincare tanah air. Kalian juga bisa berbelanja langsung melalui website official dari Whitelab di link berikut ini Whitelab Brightening Serum


Wednesday, 13 January 2021

Review Buku: Pulang-Pergi



Judul Buku: Pulang-Pergi

Penulis: Tere Liye

Penerbit: PT. Sabak Grip Nusantara

Tahun Terbit: 2020

ISBN: 9786239554521

Jumlah Halaman: 414


Hello readers! Welcome back to my review board again! Setelah penantian yang cukup panjang, novel Pulang-Pergi karya Tere Liye akhirnya rilis juga. Novel ini sendiri merupakan lanjutan dari novel berjudul Pergi sebelumnya. Tidak berbeda jauh dengan cerita dengan sekuel novel-novel sebelumnya, di dalam novel Pulang-Pergi ini juga berisi sangat banyak kejutan.

Nah, buat yang belum baca novel Pulang-Pergi karya Tere Liye dan sudah penasaran dengan kelanjutan kisah dari si Bujang dan kawan-kawan, silahkan membaca ulasan saya berikut ini.


Blurb

Ada jodoh yang ditemukan lewat tatapan pertama. Ada persahabatan yang diawali lewat sapa hangat. Bagaimana jika takdir bersama ternyata, diawali dengan pertarungan mematikan? Lantas semua cerita berkelindan dengan pengejaran demi pengejaran mencari jawaban? Pulang-Pergi.

Review

Mr. Dragon memang telah ditaklukkan, Basyir pun telah resmi menjadi kepala keluarga Tong yang baru, akan tetapi perjalanan panjang Bujang masih terus berlanjut. Setelah Pulang lalu Pergi, Bujang kembali menemui Ibunya. Melepas rindu di pusara Ibunya lebih tepatnya. Belum usai Bujang melepas rindu dengan Ibunya, muncul sebuah helikopter yang menumpahkan sebuah tombak kecil. Tombak kecil itu tidak bertujuan melukai apalagi membunuh Bujang melainkan mengirimkan sebuah pesan lewat selembar kain di ujung tombak.

Pesan yang diterima Bujang berbeda dengan biasanya. Pesan itu bukan berisikan tugas untuk menghadapi musuh lagi seperti biasanya melainkan sebuah perintah untuk menikahi seorang putri tunggal dari Krestniy Otets, salah satu penguasa shadow economy terkuat di dunia. Maria yang merupakan putri Otets satu-satunya memang telah dikalahkan oleh Bujang lewat duet pistol tiga ronde beberapa waktu yang lalu. Lantas, Maria mempertaruhkan gelang warisan Ibunya sebagai tanda cintanya kepada Bujang yang telah mengalahkannya. Sayangnya, Bujang tidak menganggap ini serius. Bujang tidak menginginkan perjodohan apalagi pernikahan itu. Namun, Bujang tidak bisa mengacuhkan perintah Otets begitu saja. Sekali Otets mengamuk maka perang antar keluarga penguasa shadow economy bisa terjadi.

Demi menghindari perjodohan yang tidak masuk akal tersebut Bujang memutuskan meminta bantuan kepada Salonga, seorang kakek tua yang menjadi rekan Bujang selama ini sekaligus saksi saat Bujang melakukan duel pistol dengan Maria. Tidak seperti Bujang yang ingin segera membatalkan perjodohan, Salonga justru sangat ingin perjodohan ini terjadi. Pada akhirnya, Salonga luluh dengan Bujang dan siap menemani Bujang ke acara pertunangannya itu. Salonga siap melakukan lobi dengan Otets untuk mengundurkan atau mungkin membatalkan pertunangan Bujang dan Maria. Tak ketinggalan, Junior yang merupakan murid favorit dari Salonga sekaligus menjadi anggota baru dalam petualangan novel ini ikut serta dalam perjalanan menuju Rusia. Junior adalah tipe anak pendiam. Dia jarang berbicara tapi untuk urusan tembak menembak dan mengintai, Junior sangat bisa diandalkan.

Pesawat akhirnya tiba di bandara Moskow. Selain Bujang, Salonga dan Junior, ternyata Thomas juga ikut bergabung di acara tersebut. Thomas merupakan ahli keuangan yang juga jago dalam urusan perkelahian jarak dekat. Mereka berangkat bersama-sama menuju lokasi acara pertunangan yang akan dimulai, tepatnya di kastil Saint Petersburg.

Acara akan segera dimulai, Salonga dan Bujang tengah bersiap-siap memperbaiki situasi untuk menunda acara tersebut. Lalu, sebuah kabar baru mendahului mereka. Pertunangan telah dibatalkan dan diganti dengan acara pernikahan. Semuanya serba cepat hari itu. Kaget, kecewa, dan kesal, semua perasaan itu menguasai Bujang. Meski Bujang tidak menyukainya, mau tidak mau dia tetap harus melewati acara pernikahan tersebut. Tak ada jalan untuk kabur apalagi memberontak di tempat penguasa shadow economy terkuat di Rusia. Bujang hanya mengharapkan sebuah keajaiban. Dan benar saja, sebuah keajaiban muncul untuk Bujang meskipun terlihat sangat ganjil.

Persis saat Bujang berada di atas karpet merah, mendadak puluhan tukang pukul dengan pakaian hitam-hitam mengepung seisi ruangan. Mereka adalah Black Widow, organisasi yang dikembangkan oleh Natascha. Kepala tukang pukul kepercayaan Otets sekaligus perempuan yang telah dianggap bibi oleh Maria. Malam itu acara pertunangan berubah menjadi acara pertumpahan darah. Otets tewas di tangan orang kepercayaannya selama ini. Pertarungan dahsyat terjadi, Maria, Bujang, Thomas, Salonga beserta Junior berhasil kabur dari kejaran Black Widow.

Selepas pertempuran berdarah malam itu, Natascha telah menguasai organisasi Bratva milik Otets. Natascha dan organisasinya Black Widow belum resmi menjadi kepala Bratva jika Maria, Bujang, Thomas, Salonga dan Junior belum mati di tangannya. Semenjak pelarian mereka malam itu, Natascha terus melakukan pengejaran besar-besaran untuk membunuh Maria dan rekan-rekannya. Tak tanggung-tanggung, uang dengan jumlah yang sangat fantastis ditawarkan oleh Natascha demi mendapatkan mereka. Berbagai pembunuh bayaran pun langsung tergiur dengan uang yang ditawarkan.

Selama pelarian, Maria, Bujang, Thomas, Salonga dan juga Junior telah menghadapi berbagai jenis tim pembunuh bayaran elit dari seluruh dunia. Tentu Bujang tidak tinggal diam, dia tahu siapa orang-orang tepat yang dapat membantunya di situasi genting saat itu. Ya, Yuki dan Kiko, dua kembar bersaudara adalah ninja nyentrik andalan Bujang. Tak ketinggalan White, mantan marinir yang telah beralih profesi menjadi koki turut serta dalam pertempuran melawan Natascha.

Di tengah perjalanan menelusuri berbagai negara demi kabur sekaligus menyusun rencana serang balik kepada Natascha, rombongan Maria dan Bujang menemui banyak kejutan. Salah satunya ialah bertemunya kembali Bujang dan saudara tirinya, Diego di kastil Saint Petersburg serta munculnya kekuatan baru dari dalam tubuh Bujang yang tak pernah disangka-sangkanya.

My Impression

Novel Pulang-Pergi karya Tere Liye masih memberikan kesan yang sama seperti novel sebelum-sebelumnya. Novel ini selalu penuh kejutan saat membaca tiap lembar demi lembarnya. Saya sendiri menghabiskan waktu untuk membaca novel ini hanya dalam waktu sehari semalam saja. Saking penasarannya saya pada tiap episode di dalam ceritanya, rasanya saya susah untuk berhenti membacanya. Kehadiran Yuki-Kiko memang harus wajib hadir di setiap petualangan Bujang selanjutnya. Rasanya kurang lengkap saja jika membaca novel sekuel ini tanpa kehadiran cucu kakek Guru Bushi ini.

Berbeda dengan novel sebelumnya, di dalam novel Pulang-Pergi kali ini saya tidak hanya merasakan dag dig dug karena adegan action atau pertarungan duel dengan musuh-musuhnya Bujang, tetapi juga karena hadirnya Maria, calon istri Bujang. Meskipun novel ini masih menggantung terutama dalam urusan asmara antara Bujang dan Maria, tapi setidaknya Tere Liye sudah memberikan bumbu-bumbu romansa kepada Bujang di dalam novelnya. Kan Bujang capek juga kalau kerjaannya cuma main kejar-kejaran dan duel sama musuh saja. 

Saya harap kisah Bujang dan Maria bisa berlanjut di novel Bedebah di Ujung Tanduk yang menjadi lanjutan novel Pulang-Pergi ini. 


Saturday, 2 January 2021

Review Skincare: Everwhite Green Tea Clay Mask

Review Everwhite Green Tea Clay Mask

Hai! Selamat datang kembali di review board saya para readers sekalian! Sebagai pembuka tahun baru yang fitri ini maka izinkanlah saya membagikan review produk skincare dari Everwhite yaitu Green Tea Clay Mask. Lalu, seperti apa hasilnya? Here we go!

Packaging

Packaging dari Everwhite Green Tea Clay Mask ini memang sangat mirip dengan kemasan-kemasan produk facial foam pada umumnya. Jika sebelum-sebelumnya beberapa produk clay mask diusung dengan bentuk jar maka saat ini kalian akan menemukan berbagai produk clay mask dalam kemasan tube. Kemasan dari varian green tea clay mask ini memang lucu dan menggemaskan sih. Gak tau kenapa, saya suka aja gitu liat warna hijaunya yang dipadu padankan dengan font lucu sama gambar-gambar daunnya. Tampilannya seger dan cantik aja gitu pas diliat. Meskipun bentuknya agak besar dengan ukuran 125 ml tapi produk clay mask ini tetap lebih nyaman dan aman bagi saya untuk dibawa kemana-mana jika dibandingkan dengan produk jar lainnya. Selain tidak gampang tumpah, produk ini juga lebih nyaman gitu pas digenggam di tangan. Nah, di bagian depan botolnya kalian juga bisa menemukan informasi singkat tentang produk clay mask ini. Mulai dari nama brand Everwhite, terus ada juga tulisan “Let it glow” yang mungkin jadi semacam slogan dari clay mask ini. Dan tidak ketinggalan informasi singkat tentang varian, manfaat dan juga berat dari clay mask ini. Adapun pada bagian belakang produk kalian akan melihat informasi yang lebih lengkap lagi kayak ingredientsnya, manfaat sampai cara pakainya.



Claim

Everwhite Green Tea Clay Mask dengan kandungan utama bentonite clay dan green tea ini diklaim mampu mencerahkan kulit wajah serta membantu menghilangkan jerawat. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa manfaat menggunakan produk clay mask green tea ini:

·      Membantu mencerahkan wajah

·      Menjadikan kulit halus lembut

·      Membantu menghilangkan noda-noda pada wajah

·      Membantu membersihkan pori-pori

·      Membantu mengecilkan pori-pori

·      Membantu mengurangi komedo di wajah

·      Mampu mengeluarkan racun atau polusi di dalam kulit wajah

·      Membantu menghilangkan jerawat serta bruntusan

·      Mampu mengontrol minyak berlebih

·      Mampu menutrisi kulit secara ekstra

Tekstur, Warna dan Bau

Sesuai namanya Everwhite Green Tea Clay Mask, produk ini memiliki tekstur yang padat dan cepat mengeras seperti tanah. Berbeda dengan mud mask yang lebih cair, produk clay mask memang memiliki formula yang gampang mengeras saat diaplikasikan di wajah.  Warna dari clay mask ini sendiri berwarna hijau seperti warna packagingnya. Karena mengandung green tea maka aroma green tea memang terasa lebih mendominasi saat diaplikasikan ke wajah.

Cara Pakai

Setelah mencuci wajah, oleskanlah masker pada wajah secara merata. Hindarilah penggunaan masker di area sekitar mata dan bibir. Setelah itu diamkan masker sekitar 10-15 menit sampai kering. Setelah kering, bilaslah wajah hingga benar-benar bersih tanpa meninggalkan sisa masker sedikit pun. Gunakanlah masker sebanyak dua kali dalam seminggu atau lebih sesuai dengan kebutuhan.

My Impression

Berhubung produk Everwhite Green Tea Clay Mask ini banyak sliweran di timeline sosmed saya pas saya lagi bingung-bingungnya mau coba masker apaan maka saya pun akhirnya ikut teracuni oleh para followers dan following saya. Selain karena kandungan dan manfaatnya, hal lain yang bikin saya tertarik dengan produk ini itu yah karena packagingnya dan warnanya yang memang lucu. Tapi terlepas dari penampilannya yang menggemaskan, saya memang sedang butuh-butuhnya produk masker yang bisa mengatasi masalah pori-pori dan kulit kusam saya. Dan setelah sekitar dua bulan pemakaian memang hasilnya cukup memuaskan di wajah saya. Sayangnya saya termasuk orang yang malas banget buat cuci muka dua kali sehabis pakai pencuci muka terus pakai masker lagi. Kayak malas aja gitu kena air lagi jadinya dalam seminggu cuma pakai sekali clay mask. Padahal untuk hasil maksimal sebaiknya ya memang harus 2 sampai 3 kali seminggu. Dasar akoh!

Sesuai klaimnya, clay mask dari Everwhite ini memang memberikan efek yang lumayan mencerahkan di wajah saya. Minyak di wajah saya juga cenderung berkurang tapi untuk masalah mengecilkan pori-pori memang belum terlalu ngefek sih, mungkin kalau saya rajin ngemasker sebanyak yang disarankan hasilnya akan jauh lebih maksimal. Dasar akoh lagi!

Meskipun saya jarang pakai, ternyata produk Everwhite Green Tea Clay Mask ini cukup membantu mengurangi beberapa dosa di wajah saya.  Ukurannya yang cukup besar yaitu 125 ml tentu akan sangat awet dipakai dalam waktu yang sangat lama. Kalau kalian malas pakai masker kayak saya mungkin clay mask kalian bisa awet sampai setahun wkwkkw. But, I really don’t recommend you to do that. Jadi, silahkan menggunakan clay mask dari Everwhite ini sesuai dengan aturan yang seharusnya. Untuk masalah harga, produk ini dibandrol dengan harga sekitar Rp. 97.000.  Kalian juga bisa cek produk ini di Shopee, Lazada atau di online shop kesayangan kalian. Kalau mau belanja langsung di official storenya kalian bisa mengunjungi langsung website resmi Everwhite di alamat ini https://everwhite.co.id/