Sunday, 25 October 2020

7 Film Kerajaan Terbaik Sepanjang Masa


Kamu bosan menghabiskan waktu di rumah seharian cuma rebahan aja? Atau mau nonton tapi bingung mau nonton apa?

Selama social distancing, kebanyakan orang memang lagi sibuk-sibuknya mencari berbagai genre dan judul film.  Kalau kamu sudah capek menonton film dengan tema cinta-cintaan, lucu-lucuan atau mungkin setan-setanan, coba deh nonton film yang bertema kerajaan. Film kerajaan juga gak kalah serunya dengan genre film yang lain. Selain karena kisahnya yang berlatar belakang sejarah, karakter-karakter yang diperankan dalam film kerajaan juga unik dan khas.

Supaya kamu gak bingung, kali ini saya sudah menyiapkan beberapa rekomendasi film kerajaan terbaik sepanjang masa yang bisa menemami kalian selama social distancing.

7 Film Kerajaan Terbaik Sepanjang Masa Yang Cocok Ditonton Selama Social Distancing

Karena banyak negara yang memproduksi film bertema kerajaan, maka saya akan mencoba merangkum 7 film kerajaan terbaik di dunia yang berasal dari Korea, Inggris dan juga China. Penasaran? Yuk, simak informasinya berikut ini.    

The Great Battle (2018)


Film bertema kerajaan pertama yang wajib kamu nonton selama social distancing adalah The Great Battle. Film ini bercerita tentang peperangan yang terjadi antara Goguryeo dengan dinasti Tang yang berlangsung selama 88 hari.

Cinematography yang menakjubkan serta dikemas dengan aksi peperangan yang seru menjadikan film ini diburu oleh jutaan penonton di Korea Selatan. Maka tak heran jika The Great Battle selalu meraih puncak Box Office Korea Selatan sejak hari pertama pemutarannya.

Film ini juga dibintangi oleh banyak aktor keren seperti Jo In Sung, Nam Joo Hyuk, dan juga Seolhyun AOA. Daripada penasaran, yuk segera nonton geng!

The Admiral: Roaring Currents (2014)



Film ini disebut-sebut sebagai film Korea Selatan yang paling laris di Amerika. Tak hanya itu,
The Admiral: Roaring Currents ini juga berhasil memenangkan kategori Best Film pada Daejong Film Awards.

Film ini bercerita tentang pertempuran Myeongryang yang terjadi di tahun 1597. Laksamana Yi Shun Sin diceritakan mampu meraih kemenangan melawan armada Jepang hanya dengan menggunakan 12 kapal yang tersisa. Sementara saat itu, pasukan Jepang memiliki lebih dari 300 kapal. Wow! 

Bumbu-bumbu patriotisme dan optimisme sangat kental di dalam film ini. Pengambilan gambar yang super keren dengan latar belakang lautan juga makin membuat banyak penonton yang terkagum-kagum.

Film yang disutradarai oleh Han Min Kim ini dibintangi oleh sederet aktor papan atas Korea seperti Min Shik Choi, Seung Ryong Ryu dan Jin Woong Cho. Film ini sangat sayang untuk kamu lewatkan geng!

The King’s Speech (2010)


The King’s Speech merupakan film bertema kerajaan yang berasal dari Inggris. Film ini berkisah tentang perjalanan raja George ke VI meraih tahta tertinggi di kerajaan Inggris. Film ini juga memiliki alur yang sangat indah dengan karakter pemainnya yang sangat kuat. 

Banyak kritikus film yang memberikan review positif dari cerita hingga tokoh dalam film ini. Kerja keras tim produksi serta para pemain The King’s Speech ini pun diganjar dengan 12 nomine Oscar di tahun 2010. Mereka berhasil mendapatkan 4 penghargaan lewat kategori film terbaik, sutradara terbaik, skenario terbaik, dan aktor terbaik.

Film yang rilis di tahun 2010 ini, membawa sejumlah aktor yang tak perlu diragukan lagi. Mereka adalah Colin Firth, Helena Bonham Carter, Geoffrey Rush dan masih banyak lagi.

The Young Victoria (2009)


The Young Victoria menceritakan tentang masa muda Ratu Victoria yang telah mewarisi tahta kerajaan Inggris di usia 18 tahun. Jika sosok Ratu Victoria yang selalu kamu bayangkan hanyalah seorang wanita tua, maka di film ini kamu akan melihat masa muda sang Ratu. Kisah percintaan antara Ratu Victoria dan Pangeran Albert juga dapat kamu lihat di dalam film ini.

Alur dan suasana dalam film ini juga mengajak penonton untuk bernostalgia menikmati kehidupan kerajaan Inggris di masa lalu. Berkat pengambilan gambar yang terbilang akurat tersebut, The Young Victoria berhasil memenangkan Oscar dalam kategori Custom Design serta BAFTA untuk Best Makeup and Hair.   

Red Cliff (2008)


Red Cliff dianggap sebagai film kolosal Mandarin terbaik sepanjang masa. Film ini menggambarkan bagaimana keadaan Cina di zaman kekaisaran yang pada akhirnya menjadikan Cina terbagi dalam tiga bagian.

Di dalam film ini kamu akan dimanjakan dengan aksi peperangan besar-besaran yang sangat seru. Efek visual yang diberikan juga terasa benar-benar hidup. Sayangnya, saat proses pembuatan film yang penuh totalitas ini juga menyebabkan banyaknya kecelakaan di lokasi syuting. Seorang stuntmant dikabarkan meninggal tewas pada sebuah kebakaran. 

Fakta menarik lainnya dari film ini adalah tentang proses pengambilan gambar yang ternyata berada di atas dua bendungan yang masih aktif di Provinsi Hebei. Tak hanya itu, untuk menonton film ini kamu juga membutuhkan waktu sekitar 4 jam 48 menit loh geng! 

Shadow (2018)


Film yang dirilis pada tahun 2018 ini bercerita tentang petualangan ahli bela diri pada zaman Cina kuno. Shadow juga menggambarkan kisah perebutan kerajaan antara kerajaan Pei dan kerajaan Nan.

Konsep yang diusung oleh sutradara Zhang Yimou tentang feminisme dan maskulinitas sangat menarik minat para penonton dan kritikus film. Uniknya lagi, film ini menonjolkan warna monokrom yang mendominasi dalam setiap adegannya. Karakter dari Zhang Yimou di dalam film ini juga layak mendapat pujian setinggi-tingginya berkat perannya yang menguras emosi.  

Pengambilan gambar yang menakjubkan serta drama yang sangat kental menjadikan Shadow sebagai salah satu film yang layak untuk segera kamu nonton.

The Great Wall (2017)


Film terakhir yang tidak kalah serunya dengan film kerajaan yang lainnya adalah The Great Wall. Tokoh utama di dalam film ini tidak hanya diperankan oleh manusia tetapi juga oleh sosok monster.

Seperti judulnya, film ini menceritakan tentang sejarah Tembok Besar Cina yang konon diserang oleh monster buas setiap 60 tahun sekali. Meskipun cerita ini sangat berbeda dengan sejarah Tembok Besar Cina yang sebenarnya, akan tetapi cerita di dalam film ini tetap menarik untuk ditonton.  

Film kolaborasi Hollywood dan Cina ini juga diperankan oleh aktor terkenal Hollywood yaitu Matt Damon, Pedro Pascal dan juga William Dafoe. Beberapa aktor kenamaan Cina seperti Andy Lau, Tian Jing dan Han Lu juga turut berperan dalam film The Great Wall. 

Nah, itulah tujuh film kerajaan terbaik sepanjang masa yang bisa kamu nikmati selama social distancing. Selamat menonton!


Friday, 16 October 2020

Review Haircare: Loreal Paris Fall Resist 3X One-Minute Treatment Mask

Hello! Selamat datang kembali di review board saya wahai para readers sekalian! Well, sesuai judulnya saya memang akan mereview produk dari Loreal Paris yaitu Loreal Paris Fall Resist 3x One-Minute Treatment Mask. Berhubung rambut saya sudah lelah memakai beberapa jenis hair mask yang diklaim mampu mengatasi rambut rontok tapi hasilnya kurang memuaskan hati rambut saya, maka saya pun mencoba untuk mencari produk lainnya. Dan, pilihan saya kali ini jatuh kepada produk hair mask dari Loreal Paris. Lalu, seperti apa hasilnya di rambut saya ini? Let’s read my review in the following article!

Packaging

Packaging dari Loreal Paris Fall Resist 3X One-Minute Treatment Mask memang cukup besar karena isi dari hair masknya sendiri ialah sebanyak 200 ml. Dengan berat seperti itu tentu akan sedikit menyusahkan kalian jika ingin membawanya bepergian atau travelling. Jar dari hair mask ini sendiri dikemas dengan bahan plastik jadi tetap lebih aman dari resiko pecah. Kemudian, penutup jar dari hair mask ini didesain dengan warna pink ngejreng nyaris ungu di pengelihatan saya sedangkan jarnya sendiri berwarna hitam pekat. Pada bagian depannya kalian akan melihat nama brand dari hair mask ini dan tidak ketinggalan pula informasi singkat tentang manfaat menggunakannya. Terus untuk bagian belakang produk ini kalian akan menemukan informasi yang lebih banyak lagi tentang manfaat dari hair mask serta kandungan-kandungan di dalamnya. Bisa dibilang penampakan dari hair mask yang satu ini memang lebih kelihatan ngejreng dengan warna pink keungu-unguannya jika dibandingkan produk hair mask lainnya  dari Loreal Paris.






Claim

Produk Loreal Paris Fall Resist 3X One-Minute Treatment Mask ini diklaim mampu mengurangi rambut rontok hingga 97%. Kandungan arginine protein yang merupakan salah satu asam amino yang berperan dalam pertumbuhan rambut ini dipercaya mampu merawat dan menjaga rambut agar tetap kuat. Kemudian, produk hair mask ini juga mengandung formula yang disebut dengan fall resist 3X yang mampu memberikan 3 aksi perlindungan melawan rambut rontok. Jadi 3X yang dimaksud pada produk hair mask ini antara lain:

  • Menutrisi kulit kepala
  • Mengurangi rambut yang patah
  • Memperkuat batang dan ujung rambut.

Tekstur, Warna dan Bau

Tekstur dari hari mask ini sendiri sedikit agak kental tapi tetap terasa ringan saat diaplikasikan di rambut. Memiliki warna putih seperti susu serta memiliki aroma yang sangat wangi.



Cara Pakai

Setelah menggunakan shampoo, silahkan mengaplikasikan hair mask pada batang rambut basah secara merata dan hindari mengenai kulit kepala. Setelah itu pijat kepala kalian lalu diamkan hair mask selama satu menit kemudian bilas dengan air bersih.  

My Impression

Awal mula mengenal Paris Fall Resist 3X One-Minute Treatment Mask ini karena saya merasa seperti diracuni oleh beberapa review hair mask di sosmed. Setelah baca banyak review dari netizen akhirnya saya pun memutuskan mencoba membeli produk ini. Sejauh ini saya belum merasakan perubahan yang significant dengan menggunakan hair mask ini tapi lumayan membantu lah dalam mengurangi rambut rontok saya. Yang biasanya pas bangun tidur bantal saya dipenuhi rambut, beberapa minggu ini penampakan itu sudah mulai berkurang. Mungkin hasilnya akan jauh lebih maksimal lagi untuk pemakaian selanjutnya kali yah. So, mari berjuang bersama produk ini guys!

Selanjutnya, untuk urusan bau produk hair mask ini sendiri memang memiliki wangi yang cukup menyengat di hidung saya tapi tidak sampai bikin sakit kepala kayak shampoo atau beberapa produk hair mask sebelumnya yang saya gunakan. Pokoknya baunya itu bau cewek banget lah, kayak bau-bau permen manis gitu. Untuk yang suka wewangian yang cukup manis dan kuat kalian pasti suka dengan bau dari produk hair mask ini.

Overall, produk hair mask dari Loreal Paris ini memang sangat membantu dalam mengurangi salah satu beban dalam hidup saya. Bukan cuma soal rambut rontok tetapi produk ini juga membantu merawat dan melembutkan rambut saya yang pada dasarnya memang agak kaku kayak sapu ijuk. Dan mungkin hal itu disebabkan karena sebelum-sebelumnya saya memang tipe orang yang malas untuk keramas. Berkat kehadiran produk ini akhirnya rambut saya pun bisa terbebas dari musibah yang lebih parah di kemudian hari.

Kemudian, untuk masalah harganya sendiri, produk Loreal Paris Fall Resist 3X One-Minute Treatment Mask ini dibandrol dengan harga 70 hingga 80an ribu di pasaran. Berhubung kemarin https://www.sociolla.com/ lagi diskon, Alhamdulillah saya dapat dengan harga 50 ribu saja. Untuk mendapatkan produk ini kalian juga bisa cek di skincare online store lainnya atau mengunjungi langsung official online store dari Loreal Paris.


Thursday, 8 October 2020

The Sound of Your Heart (Review)

 


Hai! Welcome back to my review board again readers! Berhubung masa pandemi ini belum memiliki titik terang kapan akan berakhir dan malah makin bikin mumet, maka perkenankanlah saya memberikan sebuah rekomendasi drama Korea komedi berjudul The Sound of Your Heart yang bisa menenami kalian melewati masa-masa overthinking ini. Teruntuk kalian yang sudah mulai capek nonton drama Korea dengan cerita berat dan penuh teka-teki atau drama Korea yang isinya cinta-cintaan melulu maka saya sangat-sangat menyarankan kalian untuk segera menonton drama ini. Dijamin bikin ngakak dan mampu mengurangi beban pikiran kalian di tengah situasi negara yang makin bikin banyak orang pengen pindah kewarganegaraan.  

The Sound of Your Heart ini sendiri merupakan drama komedi yang diadaptasi dari sebuah webtoon populer dengan judul The Sound of Heart. Drama ini sebenarnya juga sudah lama tayang di Netflix sejak tahun 2016 silam tapi sampai sekarang masih sering saya nonton ulang soalnya mau diulang berapa kali pun tetep biking ngakak guling-guling. Iya, drama komedi ini tingkat ngakaknya sebelas-duabelas lah dengan Waikiki season I, bedanya cuma di durasi setiap episodenya doang. Jumlah episode dan durasi di drama ini juga cukup sedikit menurut saya yaitu sekitar 20 episode di mana tiap episode cuma sekitar 15 menitan. Kalau kalian nonton semalaman kayaknya juga bakal langsung habis deh. Tapi hati-hati, jangan sampai bikin isi rumah sama tetangga kalian kebangun tengah malam gara-gara suara ngakak kalian nonton drama ini kwkwkw.

Yang menjadi daya tarik kenapa orang-orang suka sama cerita di The Sound of Your heart ini, ya karena pemainnya memang sangat mendukung isi ceritanya yang konyol. Ada Lee Kwang Soo sang pangeran Asia yang selalu bikin ngakak di tiap episodenya Running Man, kemudian ada Jung So Min, artis yang ektingnya gak usah diragukan lagi. Terus ada Kim Dae Myung yang berperan sebagai Dr. Yang Seok Hyung yang terkenal di kalangan ibu-ibu hamil di Hospital Playlist. Pokoknya karakternya yang cerdas, baik hati dan hangat itu langsung ambyar di drama ini. Kemudian gak ketinggalan ada Kim Byeong Ok dan Kim Mi Kyung yang merupakan pemain senior dan berperan sebagai orang tuanya Lee Kwang Soo sama Kim Dae Myung di drama ini.

Nah, selain kualitas pemain The Sound of Your Heart yang sudah sangat bergaransi untuk layak ditonton, berikut ini adalah beberapa alasan lain kenapa kalian wajib nonton drama The Sound of Your Heart di tengah pandemi kayak gini.

Keluarga yang Penuh Dengan Kekonyolan

Cerita di dalam The Sound of Your Heart ini memang penuh dengan kisah konyol sebuah keluarga. Jadi ceritanya si Lee Kwang Soo yang memerankan karakter Joo Suk ini itu adalah seorang pengangguran yang kerjanya cuma gambar komik terus di rumah. Setelah berkali-kali ditolak karena ceritanya gak layak untuk terbit menurut perusahaan komik tersebut, akhirnya Joo Suk mengubah kisah di dalam komiknya menjadi kisah kehidupan keluarganya yang absurd itu. Meskipun awalnya cuma coba-coba buat ajuin komiknya, eh editornya malah suka sama karyanya wkkwkw. Joo Suk ini juga punya kakak laki-laki namanya Cho Jun. Meskipun sudah lama kerja di perusahaan, tapi tingkahnya gak ada dewasa dewasanya sama sekali. Di drama ini, Cho Jun hobinya diutus sama perusahaan buat dinas di China tapi setiap dinas di luar negeri si Cho Jun ini sering bikin repot negaranya sendiri. Bayangkan, karena cuma rindu sama Korea, Cho Jun mesti video call-an terus sama orang-orang di rumahnya. Ketika ibunya mau belanja, Cho Jun gak ketinggalan tuh ikutan belanja bareng ibunya via VC di tablet ibunya. Bapaknya lagi nongkrong sama teman-temannya di tempat karokean, si Cho Jun juga ikutan karokean via VC. Yang paling parah sih pas Joo Suk gantiin temannya jadi dosen di sebuah kampus, saat Joo Suk lagi keluar kelas, si Cho Jun malah sibuk VC di depan mahasiwa. Karena dikira dikerjain sama Joo Suk,  si Cho Jun ini malah main buka baju sama celana pas VC. Sialnya lagi, laptopnya Joo Suk itu terhubung sama LCD di kelas maka jadilah adegan tak senonoh itu jadi tontonan sekelas mahasiswa. Yang paling apes yah si Joo Suk soalnya mahasiswa sudah berpikiran aneh sama dosen tamu yang masuk ke kelas mereka hari itu kwkwkw.

Di episode The Sound of Your Heart lainnya Cho Jun bikin ulah lagi pas dinas di China gara-gara sok pintar bahasa Inggris. Ketika hotel yang ia tempati nginap sedang mengadakan simulasi kebakaran eh dia malah ngira ada kebakaran beneran. Jadilah satu hotel dibikin repot dan penuh drama sama si Cho Jun. Gara-gara kasus ini, Cho Jun jadi headline di berita-berita China dan Korea. Cho Jun makin dikira gak waras sama pihak kepolisian China karena telepon dari pihak kepolisian dianggap telepon spamming sama ibunya. Ketika kepolisian menghubungi bapaknya, si bapaknya Cho Jun malah main ekting jadi mafia yang ditelpon musuh. Kisahnya Cho Jun kalau dinas ke China memang paling rusak parah sih wkkwkw.

Kemudian ada pula ibunya Joo Suk dan Cho Jun yang ciri khasnya sama lah dengan ibu-ibu kompleks pada umumnya. Kerjaannya kalau bukan urus dapur ya urus suami sama anak. Ibunya Joo Suk sama Cho Jun kalau gak di rumah yang nongkrong sama teman-temannya yang didominasi sama ibu-ibu sosialita. Terus ada juga bapaknya Joo Suk sama Cho Jun yang punya bisnis kedai ayam goreng tapi lebih sering kerja serabutan dari jadi kuli, satpam, tukang pasang mata boneka sampai jadi pemain figuran. Iya, kedai ayamnya cuma jadi tempat nongkrong doang sama teman-teman karokenya karena gak ada pelanggannya kwkwkkw.

Penuh Cameo dan Parody

Cerita dari The Sound of Your Heart ini memang isinya asli konyol dan absurd semua. Cameo di setiap episodenya juga bukan kaleng-kaleng ternyata. Dari episode satu sampai dua puluh kalian akan diseguhi oleh berbagai artis dan aktor yang keren-keren. Mulai dari Kim Sae Jong yang di episode dua yang kerjanya berantem sama keluarganya Kwang Soo pake lomba nyanyi. Terus ada Kim Jong Kook yang jadi anak kembar yang kerjaanya main cabut name tag keliling apartment bareng Kwang Soo. Dan di episode terakhir The Sound of Your Heart juga ada penampilan Song Joong Ki yang lagi sibuk belanja di super market terus ngasih kembaliannya buat Kwang Soo.

Selain itu, jalan cerita di The Sound of Your Heart juga makin absurd karena banyaknya parody-parody di tiap episodenya. Bahkan ada episode khusus dengan judul Reply 2016 di mana Joo Suk di tahun 2066 certain dirinya pas ketemuan sama si Ae Bong di pesta temannya saat tahun 2016. Lucunya, petunjuk satu-satunya yang Joo Suk tahu tentang si Ae Bong adalah model rambutnya yang bob. Sialnya, semua tamu undangan bahkan pengantin sampai tukang catering dan fotografer di pesta itu rambutnya bob semua. Wkkwkw asli ini episodenya ngakak abis!

Punya Pesan Moral

Selain bikin ngakak guling-guling, drama komedi ini juga penuh pesan moral juga ternyata. Jadi, di episode terakhir The Sound of Your Heart, Joo Suk sekeluarga berencana melakukan liburan tapi Joo Suk ceritanya gak bisa ikut soalnya dia punya deadline komik yang mesti diselesaikan. Tapi, sialnya si Cho Jun malah udah pesan tiket pesawat sama hotel pake kartu kreditnya Joo Suk. Si Joo Suk merasa rugi dong kalau ga ikut. Berbagai cara pun dilakukan biar Joo Suk dapat ijin cuti liburan. Mulai dari pura-pura sakit, bersikap arrogant sama fansnya di jalan, sampai spamming komentar negative di komiknya sudah dilakukan. Tapi tetap saja, komiknya masih disukai banyak orang. Joo Suk juga akhirnya gagal meyakinkan editornya. Hingga pada akhirnya, Joo Suk meliburkan dirinya sendiri tanpa perlu ijin dari editornya lagi. Dia main kabur aja gitu dari tanggung jawab demi liburan.

Kemudian, sebelum berangkat Joo Suk ketemu sama teman lamanya yang juga suka menggambar komik di sebuah minimarket bandara. Mereka ngobrol basa-basi sampai Joo Suk pun mengeluarkan uneg-unegnya kalau dia jenuh dan capek dikejar deadline terus. Setelah pamit, diam-diam Joo Suk mendegar ocehan temannya, kira-kira bunyinya kayak gini “Tidak bersyukur, dasar arrogant, dia bahkan tidak menghargai para pembacanya.” Mendengar ucapan temannya itu, si Joo Suk langsung flash back beberapa tahun silam saat ketemu Soon Jong Ki yang saat itu sudah menjadi seorang komikus sukses. Ucapan yang didengarnya barusan sama persis dengan kata-katanya pas ngatain Soon Jong Ki yang juga ngeluh sama dunia komik. It’s so deep bro!

Sejujurnya, pesan yang ada di episode terakhir The Sound of Your Heart ini asli nampar banget sih buat saya pribadi. Saya kadang ngeluh dan malas banget ngerjain deadline tulisan, baik job tulisan artikel di luar blog maupun job tulisan di blog ini sendiri.  Sampai saya lupa kalau saya juga punya client yang terus percaya dengan tulisan-tulisan yang saya buat dan saya juga punya pembaca yang tetap setia di blog ini. Ya, meskipun gak banyak-banyak amat kayak blog tetangga tapi sudah sepatutnya saya memang tetap harus menghargai pembaca-pembaca saya. Saya dapat job menulis di blog ini ataupun di luar blog ini juga karena berkat pembaca-pembaca saya.

Wah, setelah ngakak nonton sampai dua puluh episode ternyata ending The Sound of Your Heart ini malah bikin saya curhat kwkkwwk. Well, anyway cukup sekian dulu curhatan dan reviewnya. Sampai jumpa di postingan selanjutnya yah my lovely readers!   

 


Tuesday, 6 October 2020

Rekomendasi Buku Filsafat Pendidikan untuk Mahasiswa

 


Rekomendasi buku filsafat pendidikan - Ilmu filsafat pendidikan menjadi dasar yang wajib dikuasai oleh mahasiswa pendidikan di semester awal. Mengapa demikian? Sebab membahas mengenai filsafat pendidikan tidak akan terlepas dari pokok bahasan tentang pendidikan itu sendiri.

Pendidikan di dunia modern saat ini cenderung dilakukan melalui interaksi antara guru dan muridnya. Hal ini sangat berbeda dengan apa yang terjadi pada beberapa abad silam di mana pendidikan cenderung dipelajari tanpa panduan guru. Di masa lalu, pendidikan didapatkan melalui kejadian-kejadian yang terjadi di alam sekitar manusia. Ketika pendidikan didapatkan melalui alam, maka filsafat pendidikan belum berjalan di sana, sedangkan ketika pendidikan didapatkan melalui ajaran guru, maka timbulah apa yang disebut dengan filsafat pendidikan.

Filsafat pendidikan berasal dari dua kata yaitu kata filsafat dan kata pendidikan. Filsafat sendiri berasal dari bahasa yunani “Philos” yang memiliki arti kecintaan dan “sophia yang memiliki arti kebijaksanaan. Jika diterjemahkan dari dua kata ini, maka filsafat dapat diartikan sebagai kecintaan akan kebijaksanaan. Jika diartikan secara lengkap maka filsafat dapat diartikan sebagai kajian mendalam yang dilakukan terhadap ilmu pengetahuan serta didasarkan atas kecintaan seseorang terhadap ilmu pengetahuan tersebut.

Jika diterapkan dalam pendidikan, maka lahirlah apa yang disebut dengan filsafat pendidikan yang artinya adalah sebuah ilmu filsafat yang terfokus pada bidang pendidikan. Dalam hal ini, filsafat benar-benar difokuskan di setiap bagian dari bidang pendidikan mulai dari kulit hingga akar-akarnya. Filsafat pendidikan akan membahas ilmu mengenai pendidikan itu sendiri secara mendalam dan meluas di setiap bagian dari ilmu pendidikan.

Pentingnya ilmu filsafat pendidikan, disadari oleh Deepublish untuk menerbitkan rekomendasi buku filsafat pendidikan yang berkualitas. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi buku filsafat pendidikan untuk para mahasiswa di Indonesia.


1. Buku Filsafat Ilmu


Rekomendasi buku filsafat pendidikan yang pertama adalah Filsafat Ilmu karya dari Iman Jauhari dan rekan-rekannya. Isi dalam dalam buku ini membahas apa (ontologi), bagaimana (epistemologi), dan untuk apa (aksiologi) sebagai wujud kegiatan keilmuan.

Selanjutnya, di dalam buku ini juga dikaji mengenai hakikat sarana berpikir ilmiah yang patut dikuasai, seperti bahasa, logika, matematika, dan statistika. Teknologi sebagai bentuk konkrit penerapan pengetahuan ilmiah dalam memecahkan masalah juga mempunyai implikasi-implikasi moral dan sosial dalam pelaksanaannya.

Buku ini terdiri dari enam materi. Bab I tentang pendekatan dan beberapa pengertian filsafat. Bab II mengenai pengertian, manfaat, dan ruang lingkup filsafat ilmu. Bab III tentang metode dan sistem berpikir ilmiah dalam perkembangan ilmu. Bab IV tentang bangunan teori dalam filsafat ilmu dan pengetahuan.

Bab V menjelaskan sarana berpikir ilmiah dan perilaku ilmiah. Sedangkan, bab VI tentang rangkuman pengetahuan, metode ilmiah, struktur pengetahuan ilmiah dan ilmu dalam perspektif moral dan politik. Dengan demikian, titik berat pembahasan diletakkan pada kesamaan yang terdapat dalam berbagai aliran dan bukan pada pembahasannya. Pembahasan filsafat ilmu di dalam buku ini menggunakan pendekatan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Keutamaan kajian filsafat ilmu dalam buku ini bukanlah pendalaman yang bersifat teknis, melainkan pengkajian secara menyeluruh. Salah satu tujuan yang ingin dicapai dalam kajian buku ini ialah untuk senang belajar filsafat ilmu sehingga pengkajian filsafat ilmu (das sein) tidak pernah bisa dilepaskan dari moral (das sollen). Sebab, ilmu tanpa moral seperti kapal tanpa kompas. Kaitan antara kebenaran (berkonotasi ilmiah) dan keadilan (berkonotasi moral) merupakan asas dalam menegakkan hukum.

 

2. Buku Ajar Filsafat Ilmu

Rekomendasi buku filsafat pendidikan selanjutnya adalah Buku Ajar Filsafat Ilmu. Buku karya Agus Thoha ini merupakan salah satu buku ajar terbaik yang bisa kamu jadikan pegangan dalam pembelajaran di kelas. Latar belakang ditulisnya  buku ini ialah untuk menjelaskan bahwa memajukan umat dan pendidikan Islam telah lama dilakukan oleh para filsuf, ulama, dan tokoh muslim terdahulu.

Mereka telah merumuskan suatu konsepsi pendidikan dan menuangkannya ke dalam sebuah karya tulis. Hanya saja, ide pemikiran mereka seakan tenggelam karena disikapi dalam konteks “back to basic” dan tidak diaktualisasikan dalam konteks kekinian. Secara sekilas, penyikapan itu benar karena suatu pemikiran sebagai produk masyarakat ratusan tahun lalu tentu akan sangat jauh berbeda dengan situasi sosial di mana pendidikan harus berperan di dalamnya, seperti dalam konteks pendidikan sekarang.

Filsafat ilmu merupakan pondasi awal bagi terbentuknya suatu ilmu dan bagaimana menyikapi ilmu pengetahuan yang semakin tahun semakin berubah dengan cepat. Apabila fondasi awal tidak kuat maka lambat laun ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah seketika akan runtuh dengan perubahan zaman teknologi saat ini.

Kelebihan buku ini, antara lain perpaduan antara filsafat ilmu dengan ilmu sosial yang sedang trend saat ini. Dalam hal ini, pembahasannya meliputi Filsafat Ilmu, Mengkaji Ilmu, Ilmu Sebagai Proses, Prosedur dan Produk, Ilmu Sosial, dan Ilmu-Ilmu Sosial Membentuk Metodologi Baru.

 

3. Buku Filsafat Pendidikan Operasional


Rekomendasi buku filsafat pendidikan berikutnya berjudul Filsafat Pendidikan Operasional karya Aswasulasikin. Buku ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama membahas tentang dasar–dasar filsafat, bab dua tentang pendidikan, bab tiga tentang dasar-dasar filosofis Pendidikan, bab empat tentang hakikat manusia, bab lima tentang filsafat pendidikan pragmatisme (John Dewey). Selanjutnya bab enam membahas tentang filsafat pendidikan perenialisme, bab tujuh tentang filsafat pendidikan dan rekonstruktivisme budaya, bab delapan tentang filsafat pendidikan behaviorisme

Filsafat dimulai dengan rasa heran, ingin tahu, bertanya tentang apa saja, dan berspekulasi tentang jawaban atas semua pertanyaan dan keheranan tersebut. Sumantri (2003) berpendapat bahwa orang yang berfilsafat  diumpamakan orang yang kakinya berpijak di bumi sedangkan mukanya tengadah ke atas melihat bintang-bintang di langit.

Karakteristik berfikir filsafat merupakan berpikir secara menyeluruh dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti ‘apa’, ‘mengapa’, ‘bagaimana’, ‘dimana’, ‘bilamana’, sehingga orang yang  berfilsafat melakukan spekulasi.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan semakin meluas jawabannya  bilamana akan mempertanyakan hakikat manusia. Setiap orang dapat berspekulasi dalam  kehidupan sehari-hari, karena spekulasi merupakan kegiatan yang paling mudah dilakukan dalam berfilsafat, sebab setiap orang memerlukan imajinasi dan ingin mempertanyakan banyak hal.

Akan tetapi dari berbagai  pertanyaan yang diajukan orang, hanya sebagian saja yang termasuk dalam kategori pertanyaan filosofis. Semua hal tersebut diulas dalam buku Filsafat Pendidikan Operasional.


4. Buku Filsafat Pendidikan Vokasi



Rekomendasi buku filsafat pendidikan tidak hanya diperuntukan mahasiswa jenjang sarjana atau pendidikan secara umum. Namun, rekomendasi buku filsafat pendidikan vokasi karya Soetyono Iskandar dan Mardi Syahir juga mengulas perihal filsafat pendidikan vokasi.

Dalam mengembangkan proses pendidikan butuh pola pikir yang menunjang dengan baik. Manusia memiliki akal dan pikiran untuk memecahkan problem-problem dalam mengembang proses pendidikan yaitu proses mencerdaskan manusia dari kebodohan. Dari tidak tahu menjadi tahu, dari memiliki sifat primitif dalam berpikir sekarang sudah terpikir ke arah yang modern serta manusia yang juga butuh filsafat dalam proses pendidikan.

Buku ini terdiri dari 9 bab, bab pertama membahas tentang pengertian filsafat, bab kedua tentang perkembangan moral, bab ketiga tentang filsafat pendidikan vokasi dan konstruksi karakter menurut Benyamin S. Bloom, bab keempat tentang filsafat pendidikan tawuran, bab kelima tentang filsafat vokasi pancasila, bab keenam tentang filsafat pendidikan vokasi “hak dan kewajiban”, bab ketujuh tentang filsafat dalam kehidupan sehari-hari, bab kedelapan tentang harapan untuk fakultas teknik dan bab terakhir tentang opini gula.

Ingin mendapatkan buku yang lain? Silahkan kunjungi www.penerbitbukudeepublish.com dan pilih kategori BUKU FILSAFAT. Selain kategori tersebut, Penerbit Deepublish juga memiliki beragam kategori lainnya yang sesuai dengan bidang dan minat Anda. Selamat membaca!


Friday, 2 October 2020

Tutorial Make Up Kondangan Simple Anti Ribet

 


Hello readers! Welcome back to my blog again. Well, berhubung lagi musim kondangan maka di postingan kali ini saya akan mencoba membagikan tutorial make up kondangan simple anti ribet ala saya. Buat kalian yang termasuk jenis tipe perempuan anti ribet dan anti dandan kelamaan, mungkin tutorial ala saya ini bisa bermanfaat sekaligus menginspirasi untuk Anda (Sok iye banget).

Anyway, tutorial make up yang akan saya bagikan ini juga cocok untuk kalian semua yang masih berada dalam level pemula alias noob dalam dunia per-make-up-an seperti diri saya sendiri. Beberapa produk make up yang saya gunakan ini termasuk sedikit ya teman-teman, kan namanya juga make up simple jadi ya ala kadarnya juga hehe.  Sebelum membahas tutorialnya saya akan membagikan list produk yang saya gunakan terlebih dahulu. Yang pertama ialah Pixy Make It Glow Beauty Skin Primer, yang kedua Althea Petal Velvet Powder, terus ada Mineral Botanica Hydra Lip and Cheek Tint, kemudian Nivea Lip Balm Strawberry Shine dan yang terakhir Pixy Lash Fantasy Mascara.

Tutorial Make Up Kondangan Simple dan Anti Ribet

Pixy Make It Glow Beauty Skin Primer



Langkah pertama setelah cuci muka ialah dengan menggunakan primer dari Pixy terlebih dahulu. Pixy Make It Glow Beauty Skin Primer ini mengandung moisturizer botanical extract, olive oil, jojoba oil, serta yuzu extract. Kandungan dari primer ini akan melembapkan sekaligus menutrisi kulit kalian. Primer ini juga punya tekstur yang ringan dan lembut banget di kulit. Teksturnya yang ringan dan lembut membuat primer ini tidak akan menyumbat pori-pori kalian. Karena namanya primer jadi setelah primer ini kalian bisa timpa muka kalian lagi dengan menggunakan BB cream ataupun foundation tetapi berhubung saya kurang suka memakai BB cream atau foundation karena teksturnya yang cukup berat di kulit dan pori-pori saya makanya saya lebih memilih menggunakan primer Pixy Make It Glow Beauty Skin Primer. Berbeda dari primer pada umumnya, primer dari Pixy ini memiliki warna cream seperti BB cream ataupun foundation jadi tanpa BB cream dan foundation pun wajah kalian akan tetap memiliki kesan matte dan natural glow.

Althea Petal Velvet Powder



Setelah memakai primer silahkan lanjutkan dengan menggunakan loose powder dari Althea. Kenapa pakai loose powder? Karena kebetulan kulit saya lebih cocok dan nyaman menggunakan loose powder saat ke kondangan dibandingkan compact powder ataupun liquid powder.Terus, Althea Petal Velvet Powder ini juga memiliki tekstur yang ringan, lembut dan wangi banget jadi kayak lebih enak aja gitu nempel di kulit. Pada umumnya Althea Petal Velvet Powder terdiri atas jenis Warm Beige, Pink Lavender dan Transculent. Tapi saya sendiri lebih memilih tipe Transculent karena warnanya yang lebih menyatu dengan kulit. Selain ke kondangan kalian juga bisa menggunakan bedak ini untuk kegiatan sehari-hari loh.

Nivea Lip Balm Strawberry Shine



Sebelum memakai lip tint saya menggunakan lip balm dari Nivea terlebih dahulu. Sebenarnya kalian bisa sih langsung lanjut memakai lip tint tapi biar bibir lebih lembab dan agak glossy dikit saya memakai lip balm dulu sebelum ditimpa sama produk selanjutnya. Nivea Lip Balm Strawberry Shine ini teksturnya cukup ringan jadi gak bakalan bikin bibir kalian serasa dipenuhi minyak kayak jenis lip balm lainnya.

Mineral Botanica Hydra Lip and Cheek Tint



Tutorial make up kondangan simple anti ribet selanjutnya ialah dengan menggunakan Mineral Botanica Hydra Lip and Cheek Tint. Saya cenderung memilih Lip Tint dari Mineral Botanica dibandingkan lipstick karena tekstruknya yang cukup ringan di bibir. Saat diaplikasikan di bibir pun, teksturnya sangat lembut dan mudah untuk diratakan. Untuk keperluan sehari-sehari saya lebih memilih jenis 307 Zesty Orange sedangkan untuk acara kondangan saya menggunakan jenis 309 Glam Red. Oh iya, kalian juga gak perlu swatches banyak-banyak di bibir, cukup dengan dua hingga tiga titik produk lip tint ini sudah bikin warna cerah merona di bibir kalian. Dan parahnya lagi lip tint tipe 309 Glam Red ini itu juga sangat sangat tahan lama. Pas habis makan di kondangan pun bibir masih tetap kelihatan cerah merona gitu. Nah, seperti namanya produk Mineral Botanica Hydra Lip and Cheeck Tint ini juga bisa digunakan sebagai blush on atau pemerah pipi. Multitalent sekali bukan produknya Mineral Botanica yang satu ini. Cukup aplikasikan sekitar satu atau dua titik saja di pipi terus baurkan sampai rata maka wajah kalian pun akan terlihat lebih merona. Pokoknya kesan kondanganable sudah muncullah kalau sudah pakai produk ini.

Pixy Lash Fantasy Mascara



Sentuhan terakhir untuk mendukung penampilan kalian ke kondangan ialah dengan memakai Pixy Lash Fantasy Mascara. Hanya dengan satu produk ini maka kalian juga sudah bisa merasakan dua manfaat sekaligus soalnya mascara dari Pixy ini sudah dilengkapi dengan Top Coat dan Base Coat yang terpisah. Dengan adanya base coat yang berwarna putih maka akan membantu bulu mata kalian untuk terlihat lebih lentik dan panjang. Terus, lapisan base coat yang hitam pekat ini akan memberikan hasil akhir  yang cantik banget di mata kalian. Pixy Lash Fantasy Mascara ini akan memberikan kesan yang glamour gitu di wajah kalian terutama di bagian mata. Pas lah buat ke acara kondangan atau pesta lainnya.

Oh iya, kalian sebenarnya juga bisa menggunakan eye shadow untuk lebih menghidupkan bagian mata kalian tapi karena judulnya tutorial make up kondangan simple dan anti ribet jadinya ya saya gak mau repot-repot buat pake eye shadow lagi, cukup mascara aja gitu.  Tapi intinya sih memang sayanya aja yang malas buat pakai pake eye shadow ke acara-acara wkwkkw. Well, cukup segini dulu informasi tutorial make up ala saya. Semoga tips saya ini benar-benar membantu kalian di musim kondangan ini.